Mantan Pemain Nasional Bima Sakti Resmi Jadi Pelatih Persela Lamongan
Lamongan: Manajemen Persela Lamongan mengumumkan mantan pelatih dan pemain tim nasional Indonesia Bima Sakti sebagai pelatih Laskar Joko Tingkir untuk melanjutkan pertarungan dalam Liga Championship musim 2025-2026(31/12/25).
Penasihat Persela Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan Bima Sakti dipilih karena memiliki pengalaman panjang dalam sepak bola nasional dan pemahaman kuat terhadap pembinaan pemain muda, yang sejalan dengan arah pembangunan tim.
"Persela ingin tetap kompetitif sekaligus membangun fondasi jangka panjang," kata Yuhronur dalam konferensi pers di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Selasa.(30/12/25).
Pengalaman sebagai mantan pemain tim nasional dan pelatih kelompok usia, hingga bagian dari staf kepelatihan timnas senior, menjadi nilai tambah Bima di mata Persela yang tengah menjalani fase transisi menuju tim yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
"Persela akan terus maju sebagai tim petarung. Target kami tetap sama, kembali ke Liga 1," tegasnya.
Yuhronur menambahkan manajemen Persela tetap solid dengan dukungan berbagai pihak, termasuk kehadiran Direktur Bisnis Persela Pradita Aditya dan sponsor utama Altop.
"Kami ingin membawa Persela lebih modern dan dikelola secara profesional sebagai industri sepak bola," kata Yuhronur .
Bima Sakti berterima kasih kepada manajemen Persela dan penasihat tim yang juga Bupati Lamongan, atas kepercayaan menangani tim pada putaran kedua kompetisi.
"Saya tidak berpikir panjang menerima tawaran ini, sebab tim ini adalah tim yang punya sejarah dan idealisme kuat," kata Bima.
Ia mengungkapkan salah satu alasan menerima tawaran Persela adalah kepercayaan penuh dari manajemen dalam menyusun komposisi pemain, dengan dukungan fasilitas klub dan tetap melibatkan jajaran pengurus.
Bima meminta dukungan masyarakat Lamongan, termasuk media massa, dan menyatakan terbuka terhadap kritik sebagai bagian dari tanggung jawab profesionalnya.
Bima adalah mantan gelandang tim nasional Indonesia yang meniti karier kepelatihan dari kelompok usia.
Ia pernah mengantarkan Timnas U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018 dan terlibat dalam staf kepelatihan era Luis Milla dan Shin Tae-yong, yang menjadi bekal penting dalam menangani Persela.
Direktur Bisnis Persela Pradita Aditya mengatakan manajemen tengah melakukan audit korporasi dan evaluasi fundamental untuk memperkuat tata kelola klub dan meningkatkan kepercayaan sponsor.
"Secara finansial Persela dalam kondisi aman. Saat ini sudah ada empat sponsor yang bergabung, salah satunya Altop. Nanti akan kami launching semua sponsor yang mendukung," ujar Pradita.
Ia menambahkan penguatan manajemen dan konten klub akan dilakukan untuk menarik investor sehingga Persela tidak hanya dikenal publik, tetapi juga dipercaya sponsor.(*)


