Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Persita Harus Puas Bermain Imbang Melawan Bhayangkara

Tangerang ; Persita harus puas bermain imbang 1-1 kala menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di lanjutan pekan ke-18 BRI Super League 2025/26. Pertandingan di Indomilk Arena pada Sabtu (24/1/2026) sore berakhir dengan kedua tim berbagi satu poin.
Skuad Persita dan Bhayangkara saat berlaga di Indomilk Arena, Sabtu, 24 Januari 2026. (Foto: Humas Persita)

Bhayangkara unggul lebih dulu pada menit ke-38 melalui gol debutan Privat Mbarga yang memanfaatkan umpan silang Moussa Sidibe. Pendekar baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-83 lewat gol Matheus Alves.

Carlos Pena tidak mengubah susunan pemainnya dari kemenangan sebelumnya atas Borneo FC 2-0. Namun di babak pertama, tim tamu tampil lebih agresif dengan mengandalkan trio pemain baru mereka.

Trio Henry Doumbia, Moussa Sidibe, dan Privat Mbarga menjadi ancaman serius bagi pertahanan Persita sepanjang pertandingan. Gol pembuka tercipta setelah Sidibe melewati bek Persita dan memberikan umpan silang akurat.

Babak kedua menunjukkan dominasi lebih besar dari Persita yang terus menekan pertahanan lawan. Mario Jardel nyaris mencetak gol pada menit ke-53 dengan tendangan keras yang membentur mistar gawang.

Muhammad Toha juga memiliki peluang bagus pada menit ke-69 namun masih bisa ditepis kiper Aqil Savik. Pablo Ganet pun menguji pertahanan Bhayangkara melalui tendangan bebas di menit ke-79.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan ketika Aleksa Andrejic memberikan umpan tarik yang dimaksimalkan Matheus Alves. Sentuhan akhir pemain Brasil itu mengubah kedudukan menjadi 1-1 di tujuh menit menjelang akhir.

Skor imbang tetap bertahan hingga peluit akhir meski Persita terus berusaha mencari gol kemenangan. Hasil ini membuat Pendekar harus puas dengan satu poin di kandang sendiri.

Persita tetap berada di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 32 poin dari 18 pertandingan. Mereka kini berjarak dua poin dari zona empat besar yang masih menjadi target musim ini.

Kinerja trio pemain baru Bhayangkara menjadi pembelajaran berharga bagi pertahanan Persita. Privat Mbarga membuktikan kualitasnya dengan mencetak gol penting dalam debut pertamanya.

Dominasi babak kedua menunjukkan karakter tim yang pantang menyerah meski tertinggal lebih dulu. Namun ketajaman akhir masih menjadi catatan yang harus diperbaiki untuk pertandingan mendatang.

Hasil imbang ini membuat Persita harus bekerja lebih keras di sisa musim untuk mencapai target empat besar. Setiap poin menjadi sangat berharga dalam persaingan ketat di papan atas klasemen.(*)

Hide Ads Show Ads