Phonska Buka Perjalanan di Proliga 2026 dengan Bungkam Falcons 3-0
Karawang: Tim bola voli putri Phonska Plus Pupuk Indonesia membuka perjalanan di Proliga 2026 dengan membungkam Falcons dengan skor telak 3-0 (25-15, 25-10, 25-16) di GOR Ahmad Yani, Pontianak, Sabtu.
Phonska mengambil kendali pertandingan sejak set pertama. Arnetta Putri dan kawan-kawan membangun alur serangan dengan efektif yang membuat para pemain Falcons kesulitan mendapatkan momentum untuk unggul.
Upaya Falcons membendung serangan melalui Maya Indri dan kawan-kawan tidak berdampak signifikan hingga set pertama berakhir dengan 25-15 untuk kemenangan Phonska.
Dominasi Phonska terus berlanjut pada set kedua. Permainan di depan net yang solid, terutama melalui blok Shella Bernadheta, membuat serangan Falcons yang mengandalkan Rani dan Pascalina Mahuze sering terhenti.
Kesalahan sendiri yang sering dilakukan para pemain Falcons membuat mereka semakin tertinggal jauh hingga set kedua ditutup dengan kemenangan mencolok bagi Phonska dengan skor 25-10.
Falcons mengubah pendekatan permainan pada set ketiga dengan memberikan peran lebih besar kepada Dell Palomata dan Vi Thi Nhu Quynh.
Meskipun sempat memberikan perlawanan ketat pada awal set, namun kestabilan permainan Phonska kembali menjadi pembeda. Tim asal Gresik itu memastikan kemenangan cepat setelah menutup set ketiga dengan skor 25-16.
Pelatih Phonska Plus Pupuk Indonesia Alessandro Lodi mengatakan bahwa kemenangan timnya menjadi awal positif untuk menghadapi kompetisi yang panjang di Proliga 2026.
Dia mengakui anak-anak asuhannya masih belum mencapai performa terbaik, meski sudah menunjukkan fokus dan sikap bermain yang baik. Baginya, sikap rendah hati tetap penting karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Sementara itu, pemain Phonska Medi Yoku mengatakan seluruh pemain mampu tampil lepas dan disiplin sesuai tugas masing-masing setelah melakukan persiapan matang, termasuk mempelajari kekuatan Falcons.
Meski puas dengan hasil akhir, Medi mengakui masih terdapat sejumlah kesalahan yang akan menjadi bahan evaluasi untuk laga berikutnya.(*)

