Pratiwi/Ramadhanti Amankan Tiket Delapan Besar Indonesia Masters 2026
Jakarta : Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dipastikan melangkah ke 8 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026. Pertandingan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 22 Januari 2026.
![]() |
| Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti saat bermain di babak 16 besar Indonesia Masters 2026. |
Laga 16 besar itu berlangsung selama 41 menit di lapangan 1 arena Istora. Hasil kemenangan itu mereka raih usai menghadapi ganda Thailand, Hathaitip Mijad/Napapakorn Tungkasatan, dengan skor 21-17 dan 21-14.
Pada gim pertama, Pratiwi/Fadia sempat bermain terburu-buru, memberi lawannya banyak peluang untuk mencetak poin. Kedua ganda sempat saling bertukar poin sebelum jeda interval set pertama dimana ganda Hathaitip/Napakorn memimpin dengan skor 10-11.
Selepas interval, berkat arahan sang pelatih, Pratiwi/Fadia mampu bermain lebih tenang dan tidak terburu-buru. Berkatnya, ganda putri Indonesia itu mengejar ketertinggalan, menyusul kedudukan lawan di poin 16-15, dan mengakhiri gim dengan 21-17.
Pada awal gim kedua, Pratiwi/Fadia sempat terbawa pola permainan lawan dan kembali bermain dengan tergesa-gesa untuk menyerang. Saat jeda interval, mereka kembali berdiskusi untuk mengubah pola permainan.
Advertisement
Dengan strategi dan taktik baru di tangan, Pratiwi/Fadia mampu menguguli lawannya Hathaitip/Napakorn dengan mudah. Mengakhiri gim kedua dengan skor 21-14 dan meraih kemenangan 2 set langsung.
Seusai pertandingan, Amallia Cahaya Pratiwi menyampaikan bahwa keduanya sempat bermain terburu-buru. Keinginan untuk balik menyerang lawan membuat mereka tergesa-gesa dalam permainan.
“Tadi set pertama, kami terlalu mengikuti pola permainan lawan, terus terburu-buru juga, mau balik nyerang. Di set kedua awal-awal juga sempat seperti itu,” ujarnya.
Pratiwi menambahkan, perubahan pola permainan yang mereka lakukan mampu mempersulit lawannya. Melambatkan pola permainan, katanya, mampu mempersulit lawan.
Advertisement
“Setelah interval, kami berdiskusi untuk merubah pola, untuk melambatkan pola gitu. Ternyata itu, membuat lawan malah semakin tidak nyaman untuk bermain, jadi memberi keuntungan buat kami,” katanya.
Sementara itu, Fadia Ramadhanti berharap dapat bertemu ganda putri Febariana Dwipuji Kusuma/Meilsya Trias Puspitasari di babak 8 besar. Meski dirinya mengaku, tidak terlalu memikirkan siapa lawannya di babak 8 besar nanti.
“Kami juga belum ketemu siapa, syukur-syukur, siapa tahu, Ana sama Trias bisa menang. Jadi, kita bisa ketemu di 8 besar,” ujarnya.
Fadia menambahkan, fokus keduanya saat ini adalah penyesuaian pola permainan mereka. Menurutnya, ini merupakan debut keduanya dipasangkan dalam pertandingan.
“Kami sebenarnya tidak memikirkan lawannya siapa-siapa dulu. Kami partner baru juga, jadi masih menyesuaikan pola permainan kita masing-masing,” ucapnya.(*)
