Rali Dakar 2026, Sanders Hanya Bisa Posisi Dua
Jakarta: Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Daniel Sanders berhasil finis sebagai runner-up klasemen akhir di etape kesembilan Reli Dakar 2026. Sayangnya dua rekannya masing-masing Luciano Benavides berada di posisi kesembilan setelah memimpin 100 kilometer pertama etape spesial ini dan , sementara masalah teknis menghentikan momentum Edgar Canet, membuatnya turun ke posisi ke-28 di garis finis.
![]() |
| Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Daniel Sanders saat tampil di etape kesembilan Reli Dakar 2026, Selasa (13/1/2o26). (Foto:KTM/Dok) |
Etape kesembilan membawa para pembalap meninggalkan Wadi Ad-Dawasir dan menuju tempat peristirahatan maraton dengan rute yang menantang dan banyak pasir. Etape ini punya keistimewahan karena selain panjang juga menggabungkan penyeberangan ngarai dan sektor bukit pasir yang panjang. Jakur ini membutuhkan daya tahan, dan perhatian terhadap kondisi pembalap dan mekanis.
Saat balapan, Sanders fokus untuk mengejar rekan setimnya, Benavides, di depan. Namun, karena kedua pembalap KTM mengalami masalah teknis di sekitar kilometer 34, mereka langsung kehilangan waktu dari kelompok pembalap lainnya. Untunya ia mampu menyesuaikan kecepatannya dalam kondisi aman dan menyelesaikan etape khusus di posisi kedua dengan selisih enam menit dan 24 detik.
“Etape hari ini tidak terlalu buruk bagi saya, tetapi jelas, sangat mengecewakan kehilangan banyak waktu di awal. Di awal, saya memeriksa buku rute dan dapat melihat bahwa akan kacau dengan banyak perubahan ritme di area baru. Ada satu catatan rumit yang kami lewatkan, dan ketika Luciano tersesat," ujarnya
Sementara itu rekannya Luciano Benavides harus kehilangan sekitar sembilan menit dari pemimpin etape di awal. Pembalap asal Argentina itu harus berjuang kembali mengejar beberapa menit dan naik dari posisi ke-35 di kilometer 84 ke posisi kesembilan di garis finis. Meskipun hasil tersebut membuatnya turun dari peringkat pertama ke ketiga dalam klasemen keseluruhan, namun Luciano akan start pada posisi yang menguntungkan untuk etape ke-10.
“Bukan hari terbaik bagi saya hari ini. Ada catatan yang rumit di buku rute, dan saya yang pertama sampai di sana. Saya membuat kesalahan, dan kemudian Daniel membuat kesalahan yang sama. Saya rasa tidak ada yang melakukannya dengan baik. Ketika kami akhirnya memperbaiki kesalahan tersebut, saya sudah kehilangan sekitar sembilan menit.," ucapnya
Berbeda lagi dengan Edgar Canet mengalami masalah di etape kesembilan. Berada di urutan ketujuh dalam etape khusus, pembalap Spanyol itu ada masalah teknis kemudian membuatnya kehilangan banyak waktu, sehingga posisinya turun. Setelah menyelesaikan etape di urutan ke-28, Edgar kini menantikan paruh kedua etape maraton . Ia akan berupaya mengejar para rivalnya di atas bukit pasir.
"Ini etape yang gila bagi saya. Saat menyusul para pembalap terdepan dan mencoba menyalip. namun, mereka tidak melihat saya datang dari belakang, jadi saya harus sedikit bergeser dari jalur. Saya menabrak batu besar tetapi saya terus maju. Saya tidak jatuh atau apa pun dan terus memacu. Sebelum mengisi bahan bakar, saya mengalami sedikit masalah dan ini membuat saya kehilangan waktu,," ujarnya (*)

