Enzo Fernandez dari Pahlawan Jadi Pecundang di Final Piala Dunia
New York ; Penampilannya di semifinal membuat banyak pihak meyakini Enzo Fernandez akan kembali jadi salah satu aktor utama ketika Argentina menghadapi Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Enzo Fernandez mengalami perubahan nasib yang begitu drastis dalam hitungan hari di Piala Dunia 2026. Gelandang Argentina itu sempat dielu-elukan sebagai pahlawan setelah menjadi salah satu penentu kemenangan atas Inggris di semifinal.
Namun, panggung yang sama berubah menjadi mimpi buruk ketika ia menerima kartu merah pada final melawan Spanyol, sebuah momen yang ikut mengubah jalannya pertandingan dan mengakhiri ambisi Albiceleste mempertahankan gelar juara dunia.
Perjalanan Enzo di Piala Dunia 2026 sebenarnya memperlihatkan karakter yang sama seperti empat tahun sebelumnya di Qatar. Ia tetap menjadi gelandang pekerja keras yang agresif dalam merebut bola, mampu mengatur tempo permainan, sekaligus memberikan ancaman dari lini kedua.
Pengalaman yang dimilikinya sebagai anggota tim juara Piala Dunia 2022 membuat Enzo menjadi salah satu pemain paling dipercaya dalam skuad Lionel Scaloni.
![]() |
| Enzo Fernandez terpilih sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2022 berkat penampilan impresif bersama Timnas Argentina. |
Bahkan saat itu ia berhasil meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2022, yang menegaskan statusnya sebagai salah satu gelandang paling menjanjikan di dunia.
Enzo Pakai Kembali Sepatu Juara Empat Tahun Lalu
Menjelang semifinal melawan Inggris, Enzo membuat keputusan unik. Menurut laporan media Argentina, TN, ia meminta kembali sepatu Nike lawas yang dipakainya saat membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022.
Model sepatu tersebut sudah tidak lagi diproduksi sehingga harus dicari melalui kolektor asal Cordoba, Nicanor Iglesias.
"Itu adalah permintaan khusus dari Enzo kepada saya. Dari tiga pasang yang dia minta, salah satunya adalah pasangan yang persis dipakainya saat melawan Inggris," kata Nicanor Iglesias dikutip dari TN.
"Model itu sudah berusia hampir empat tahun. Tentu saja sudah tidak diproduksi dan tidak lagi dijual oleh merek tersebut. Jadi butuh usaha untuk mendapatkannya," ia menambahkan.
Iglesias juga mengungkapkan bahwa Enzo meminta tiga pasang sepatu lama tersebut karena merasa nyaman sekaligus memiliki ikatan emosional dengan perlengkapan yang menemaninya meraih gelar dunia dan penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2022.
Keputusan itu terbilang tidak lazim karena pemain yang disponsori produsen perlengkapan olahraga biasanya diwajibkan menggunakan model terbaru selama turnamen besar.
Pilihan tersebut seolah membawa keberuntungan. Dalam semifinal menghadapi Inggris, Enzo tampil impresif dan mencetak gol penting yang menghidupkan peluang Argentina sebelum Albiceleste akhirnya menang dramatis 2-1.
Gol tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan Argentina menuju final sekaligus mempertegas status Enzo sebagai sosok penting di lini tengah.
Enzo Kartu Merah, Argentina Limbung
Penampilannya di semifinal membuat banyak pihak meyakini Enzo akan kembali menjadi salah satu aktor utama ketika Argentina menghadapi Spanyol di partai puncak. Namun, sepak bola sering kali menghadirkan cerita yang sulit diprediksi.
Pada laga final, Enzo justru menjadi sorotan karena alasan yang berbeda. Permainannya yang penuh determinasi berubah menjadi bumerang ketika ia menerima kartu kuning kedua alias merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi. Argentina harus bermain dengan 10 orang di saat pertandingan masih berlangsung ketat.
Kehilangan salah satu gelandang terbaiknya membuat keseimbangan permainan Argentina terganggu. Spanyol mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk terus menekan hingga akhirnya mengamankan kemenangan 1-0 dan merebut trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.
Kartu merah tersebut menjadi noda dalam turnamen yang sejatinya dijalani Enzo dengan sangat baik. Dalam rentang beberapa hari, ia berubah dari sosok yang dipuji sebagai pahlawan karena gol penting di semifinal menjadi pemain yang dianggap ikut memengaruhi kekalahan Argentina di laga paling menentukan.
Meski demikian, satu pertandingan tidak menghapus perjalanan luar biasa Enzo Fernandez bersama tim nasional Argentina. Ia tetap tercatat sebagai salah satu pemain kunci generasi emas Albiceleste yang membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2022.(*)

