Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Grand Prix Bahrain di Malaysia Tambah Sejarah Unik Formula 1

Karawang :  Formula 1 kembali menghadirkan keunikan melalui Grand Prix Bahrain yang akan diselenggarakan di Malaysia pada 2-4 Oktober 2026. Fenomena tersebut melanjutkan sejarah balapan yang memakai nama negara berbeda dari lokasi penyelenggaraannya.

Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia resmi diumumkan menjadi tuan rumah Grand Prix Bahrain pada 2-4 Oktober 2026 (Foto: motogpsepang.com)
Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia resmi diumumkan menjadi tuan rumah Grand Prix Bahrain pada 2-4 Oktober 2026 (Foto: motogpsepang.com)

Keputusan menggelar Grand Prix Bahrain di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, menarik perhatian penggemar. Sepang selama ini dikenal sebagai salah satu sirkuit ikonik F1 di Asia.

Lintasan modern rancangan Hermann Tilke tersebut pernah menggelar balapan F1 sebelum Malaysia mengakhiri kontrak setelah musim 2017. Meski demikian, banyak penggemar berharap sirkuit itu dapat masuk kembali ke kalender balap.

F1 kemudian mengumumkan Sepang akan menjadi tuan rumah GP Bahrain pada Minggu, 26 Juli 2026. Sebelumnya, GP Bahrain sempat ditunda akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Bahrain tetap mempertahankan hak penamaan balapan meski tidak dapat menjadi tuan rumah. Dilansir dari Motorsport, Formula 1 sebenarnya pernah beberapa kali menerapkan konsep serupa.

Contoh paling terkenal adalah San Marino Grand Prix yang berlangsung di Imola, Italia. Balapan itu pertama digelar pada 1981 setelah Monza kembali menjadi tuan rumah Grand Prix Italia.

Imola kemudian memakai nama San Marino agar berbeda dengan balapan Italia lainnya. Pada 2020, Imola kembali masuk kalender F1 dengan menggunakan nama Grand Prix Emilia-Romagna sesuai wilayah penyelenggaraannya.

Contoh lain muncul melalui Grand Prix Luxembourg pada akhir 1990-an. Balapan tersebut berlangsung di Nürburgring, Jerman, sekitar 80 kilometer dari perbatasan Luksemburg.

Formula 1 juga pernah menggelar Swiss Grand Prix di Dijon, Prancis. Keputusan itu diambil setelah Swiss melarang balapan sirkuit sejak tragedi Le Mans 1955.

Pada 2016, F1 menggelar European Grand Prix di Baku, Azerbaijan. Balapan tersebut baru resmi berganti nama menjadi Azerbaijan Grand Prix sejak 2017 hingga sekarang.(*)

Hide Ads Show Ads