Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Juara DC Open 2026, Alexandra Eala Cetak Sejarah Baru bagi Filipina

Jakarta : Alexandra Eala mencetak sejarah sebagai petenis Filipina pertama yang menjuarai turnamen WTA. Gelar itu diraihnya setelah mengalahkan unggulan pertama, Jessica Pegula, di final Mubadala DC Open 2026 di Washington.

Petenis Filipina, Alexandra Eala, meluapkan kegembiraannya usai menjuarai Mubadala DC Open 2026 setelah mengalahkan unggulan pertama, Jessica Pegula, 4-6, 6-4, 6-0 di William H. G. FitzGerald Tennis Center, Washington, D. C., Senin, 3 Agustus 2026 (Foto: Instagram/@wta)
Petenis Filipina, Alexandra Eala, meluapkan kegembiraannya usai menjuarai Mubadala DC Open 2026 setelah mengalahkan unggulan pertama, Jessica Pegula, 4-6, 6-4, 6-0 di William H. G. FitzGerald Tennis Center, Washington, D. C., Senin, 3 Agustus 2026 (Foto: Instagram/@wta)

Petenis berusia 21 tahun itu menang dengan skor 4-6, 6-4, 6-0 di William H. G. FitzGerald Tennis Center. Laga final sempat tertunda selama satu hari akibat hujan sebelum kembali dilanjutkan pada Senin, 3 Agustus 2026.

Pertandingan dihentikan Minggu malam waktu setempat saat Pegula memimpin 6-4, 2-1 pada set kedua. Setelah dilanjutkan, Eala berhasil membalikkan keadaan dan merebut kendali pertandingan.

Dari posisi tertinggal 4-6, 3-4, Eala menyapu sembilan gim terakhir berturut-turut. Ia bahkan menutup set penentuan 6-0 dengan hanya kehilangan delapan poin.

Eala mengaku mengalami 24 jam yang luar biasa karena penundaan pertandingan akibat hujan. "Saya rasa sudah melakukan pemanasan seribu kali," kata Eala, dikutip dari WTA.

“Penundaan karena hujan sering saya alami. Saya memanfaatkan pelajaran dari pertandingan sebelumnya dan menerapkannya pada lanjutan laga,” ujarnya.

Keberhasilan itu menjadi pelipur lara setelah kegagalan di final tunggal level tur sebelumnya. Tahun lalu, Eala gagal meraih gelar Lexus Eastbourne Open meski sempat memiliki empat championship points.

Dalam perjalanan menuju gelar Washington, Eala mengalahkan tiga unggulan dalam empat pertandingan. Ia menyingkirkan Leylah Fernandez, Elina Svitolina, dan Naomi Osaka untuk mencapai partai puncak.

“Saya tidak menyangka akan mengangkat trofi ini pada awal pekan. Setiap pertandingan memberi pelajaran dan meningkatkan kepercayaan diri saya,” ucapnya.

Kemenangan atas Svitolina dan Pegula membuat Eala mengoleksi tujuh kemenangan atas petenis Top 10 musim ini. Ia juga diproyeksikan menembus peringkat 20 besar PIF WTA Rankings untuk pertama kalinya.(*)

Hide Ads Show Ads