PBSI Ubah Ganda Campuran untuk Kejuaraan Dunia 2026
Jkaarta: Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengubah komposisi ganda campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026. Perubahan itu memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet tetap sesuai regulasi yang berlaku.
![]() |
| Ganda Campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengundurkan diri dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi. (Foto: Instagram/@badminton.ina) |
PBSI tidak memberangkatkan pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Organisasi itu juga menyatakan mendukung mekanisme yang diterapkan World Badminton Federation (BWF) dalam menjaga integritas olahraga.
PBSI mengetahui BWF sedang menjalankan proses judicial proceedings terkait dugaan pelanggaran integritas. Organisasi itu juga memahami sejumlah pemain Indonesia terlibat dalam dugaan pelanggaran tersebut.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Ricky Soebagdja, menyampaikan sikap organisasi mengenai proses tersebut. Keterangan itu dikutip pada Selasa, 4 Agustus 2026 dari pernyataan resmi yang disampaikan PBSI.
"Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses tersebut, PP PBSI tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai substansi perkara maupun mengaitkan proses yang sedang berlangsung dengan atlet tertentu. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat, untuk menghormati proses yang sedang berjalan serta menghindari spekulasi hingga terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF," ucap Ricky Soebagdja.
PBSI menyatakan keputusan perubahan komposisi pemain diambil untuk memenuhi seluruh ketentuan administrasi keikutsertaan atlet. Langkah tersebut dilakukan seiring berjalannya proses yang sedang ditangani BWF.
Ricky menyatakan PBSI mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan BWF dalam menangani dugaan pelanggaran integritas. Dukungan itu diberikan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulu tangkis.
PBSI akan terus berkoordinasi dengan BWF selama proses tersebut berlangsung. Organisasi itu juga memastikan seluruh langkah dijalankan sesuai prinsip tata kelola, kepatuhan regulasi, dan perlindungan hak atlet.(*)
