Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

PELTI Siapkan Atlet Asian Games 2026 Lewat “Training On The Road”

Jakarta: Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP PELTI) menerapkan strategi training on the road sebagai bagian dari persiapan atlet tenis nasional menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Petenis ganda putri Indonesia Janice Tjen (kiri) dan Aldila Sutjiadi (kanan)
Petenis ganda putri Indonesia Janice Tjen (kiri) dan Aldila Sutjiadi (kanan)

Sekretaris Jenderal PP PELTI Andi Fajar mengatakan pola latihan melalui rangkaian pertandingan internasional tersebut dinilai lebih efektif untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding atlet dibandingkan hanya menjalani latihan rutin.

"Persiapan kita adalah training on the road. Anak-anak kita latihannya melalui turnamen, karena pertandingan itu menjadi bagian dari proses persiapan menuju Asian Games," kata Andi, di Jakarta, Senin.

Menurut Andi, tenis merupakan cabang olahraga yang membutuhkan banyak pengalaman pertandingan. Karena itu, atlet harus terus mendapatkan kesempatan tampil di turnamen internasional agar mampu meningkatkan peringkat sekaligus mengukur kemampuan menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara.


Ia mengatakan sejumlah petenis Indonesia saat ini terus dipantau performanya melalui keikutsertaan dalam turnamen internasional, termasuk Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi yang tengah menjalani persiapan menghadapi Grand Slam US Open, serta Priska Nugroho yang menjalani turnamen ITF.

Di sektor putra ada pula Muhammad Rifqi Fitriadi, Christopher Rungkat, Lucky Candra Kurniawan, Anthony Susanto, dan Muhammad Gunawan Trismuwantara.

"Turnamen menjadi tempat anak-anak mengasah kemampuan. Jadi bukan hanya latihan, tetapi bagaimana mereka mendapatkan tekanan pertandingan dan pengalaman menghadapi pemain dengan level berbeda," ujar Andi.

PELTI sebelumnya telah mengajukan 10 nama atlet untuk dipersiapkan menuju Asian Games 2026. Daftar tersebut terdiri atas lima petenis putri, yakni Janice, Aldila, Priska, Anjali Kirana Junarto, dan Meydiana Laviola Reinnamah, serta lima petenis putra yaitu Rifqi, Christo, Anthony, Lucky, dan Gunawan.

Namun, keputusan akhir mengenai komposisi tim yang akan diberangkatkan masih menunggu finalisasi dari pemerintah.

Andi menyebut peluang Indonesia untuk meraih medali pada Asian Games terbuka, terutama dari sektor putri. Ia menilai performa terbaru Janice dan Aldila menjadi modal positif bagi skuad Merah Putih.

"Kami melihat peluang yang paling realistis ada di putri. Di WTA Washington DC kemarin, Janice punya hasil bagus dengan menembus semifinal, sementara Aldila juga memberikan prestasi yang menjadi penyemangat bagi tim," kata Andi.

Menurut dia, nomor ganda putri menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk mengejar medali, selain peluang Janice pada nomor tunggal.

PELTI berharap program training on the road dapat membuat atlet datang ke Asian Games 2026 dengan kondisi kompetitif, bukan hanya dari sisi fisik tetapi juga mental bertanding.

"Harapan kami mereka datang dalam kondisi siap karena sudah terbiasa bertanding melawan pemain-pemain terbaik sebelum tampil di Asian Games," ujar Andi.(*)

Hide Ads Show Ads