5 Laga Neraka Wakil Indonesia di Babak Pertama Denmark Open 2026, Fajar/Fikri Langsung Jumpa Tuan Rumah
Karawang : Denmark Open 2026 menjadi turnamen pembuka rangkaian Tur Eropa yang akan dijalani pebulutangkis Indonesia. Namun undian babak pertama langsung menyajikan laga-laga berat dan sengit.
Denmark Open merupakan turnamen Super 750 dengan poin besar. Tak heran semua pemain top dunia turun, sehingga babak pertama pun sudah seperti final.
Berikut daftar lima laga sengit yang harus dihadapi wakil Indonesia di babak pertama Denmark Open 2026:
1. Moh Zaki Ubaidillah vs Victor Lai
Tunggal putra muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed akan langsung diuji ketangguhannya. Ia harus menghadapi Victor Lai dari Kanada. Laga ini jadi ajang pembuktian Ubed di level Super 750.
2. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen
Ini laga paling panas! Duet baru Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri langsung ditantang pasangan tuan rumah yang juga mantan juara dunia, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Bermain di depan publik Denmark, Odense, tentu jadi tekanan besar bagi Fajar/Fikri. Butuh mental baja!
3. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Guo Xin Wa/Chen Fang Hui
Ganda campuran Indonesia, Amri/Nita juga dapat lawan berat. Mereka harus menghadapi unggulan asal China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui yang dikenal solid dan ulet.
4. Alwi Farhan vs Ayush Shetty
Tunggal putra harapan Indonesia, Alwi Farhan akan menghadapi Ayush Shetty dari India. Ayush dikenal punya postur tinggi dan smash keras. Alwi harus pintar atur strategi.
5. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Ben Lane/Sean Vendy
Ganda putra muda Raymond/Nikolaus juga langsung jumpa pasangan berpengalaman Inggris, Ben Lane/Sean Vendy. Laga ini jadi ujian konsistensi bagi Raymond/Joaquin.
Denmark Open 2026 akan digelar di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark pada 14-19 Oktober 2026. Sejumlah pemain top Indonesia seperti Jonatan Christie, Anthony Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, dan Fajar/Fikri dipastikan turun untuk berburu gelar juara.
Dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan agar wakil-wakil kita bisa melangkah jauh dan membawa pulang gelar dari Eropa.(*)
