Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Persija Jakarta Tumbang 2-3 dari Persita Tangerang di Banten International Stadium - Akhiri Rekor 5 Pekan Tanpa Kekalahan

Karawang :Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong mengakui kekalahan timnya *2-3 dari Persita Tangerang* pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Ia menilai Persija gagal mengantisipasi serangan balik cepat yang dilancarkan tuan rumah.
Persija Jakarta Tumbang 2-3 dari Persita Tangerang di Banten International Stadium - Akhiri Rekor 5 Pekan Tanpa Kekalahan

Pertandingan berlangsung ketat di Banten International Stadium, dengan Persija mencetak dua gol melalui Fabio Calonego dan Alexander Jeremejeff. Sementara itu, tiga gol kemenangan Persita dicetak *Claudio Dos Santos, Rayco Rodriguez, dan Aleksa Andrejic.

"Kami kebobolan melalui serangan balik. Menurut saya, kesalahan besar terjadi karena kami gagal mengantisipasinya dengan baik," ujar Shin Tae-yong dalam keterangan resminya.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga menyoroti kesulitan anak asuhnya menembus pertahanan rapat Persita. Sejumlah peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan menjadi gol.

"Ada beberapa situasi yang mengganggu jalannya pertandingan. Menurut saya, hal tersebut tentu bukan sesuatu yang baik," katanya.

Rekor 5 Pekan Berakhir

Sementara itu, pemain Persija, Rayhan Hannan, menyebut kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting bagi timnya. Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan Persija tanpa kekalahan dalam lima pekan terakhir, berdasarkan keterangan dalam naskah sumber.

"Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Kami akan berusaha tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya," ujar Rayhan.

Kekalahan ini jadi tamparan keras bagi Macan Kemayoran yang sebelumnya tampil perkasa. Tiga gol Persita semua lahir dari skema serangan balik cepat yang gagal dibaca lini belakang Persija.

Fabio Calonego dan Jeremejeff sempat beri harapan, tapi solidnya pertahanan Pendekar Cisadane di bawah asuhan Carlos Pena — mantan pelatih Persija — membuat peluang Macan Kemayoran buntu.

Shin Tae-yong harus segera berbenah, terutama transisi bertahan ke menyerang agar tidak lagi kecolongan counter attack mematikan.(*)

Hide Ads Show Ads