Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar

00:00
00:00
Dari Copa America Hingga Persiapan Piala Dunia

Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar

USA: Di ujung selatan Teluk San Francisco, sebuah bangunan megah berdiri bukan sekadar sebagai struktur baja dan beton, melainkan sebagai saksi bisu lahirnya sejarah.

San Francisco Bay Area Stadium kini berada di bawah lampu sorot dunia. Tahun 2026 akan menjadi babak baru yang monumental saat stadion ini bersiap menjamu enam pertandingan FIFA World Cup™, hanya berselang beberapa bulan setelah menjadi arena pertempuran Super Bowl LX.

Sejak pertama kali membuka gerbangnya pada Juli 2014, rumah bagi tim NFL San Francisco 49ers ini telah bertransformasi menjadi katedral sepak bola internasional.

Mengutip catatan resmi FIFA, "Stadion yang berkilauan ini telah menjadi tuan rumah bagi sejumlah pertandingan sepak bola yang tak terlupakan sejak pembukaannya."

Berikut adalah rangkuman drama dan kejayaan yang pernah tercipta di rumput hijau Santa Clara:

Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar

Awal Mula dan Tragedi Meksiko

Meski identik dengan sepak bola Amerika, sejarah stadion ini justru dimulai dengan sepak bola biasa. Pada 2 Agustus 2014, hampir 49.000 penonton menyaksikan San Jose Earthquakes membungkam Seattle Sounders 1-0 dalam laga pembuka.

Namun, memori paling mengejutkan terjadi pada Copa America Centenario 2016. Di hadapan lautan pendukung Meksiko yang fanatik, Chile menghancurkan pertahanan El Tricolor dengan skor telak 7-0.

Eduardo Vargas tampil menggila dengan empat gol, memaksa pendukung Meksiko terdiam dalam salah satu kekalahan paling memalukan dalam sejarah mereka.

Dominasi AS dan Kejutan Qatar

Dua final Gold Cup juga meninggalkan jejak mendalam. Pada 2017, Jordan Morris menjadi pahlawan Amerika Serikat dengan gol penentu kemenangan 2-1 atas Jamaika di menit-menit akhir.

Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar

Enam tahun kemudian, kejutan besar datang dari tim undangan, Qatar. Dalam laga hidup mati penyisihan grup Gold Cup 2023, sundulan Hazem Shehata mengejutkan Meksiko.

FIFA mencatat bahwa meski terus ditekan, "Pasukan Carlos Queiroz tidak pernah goyah. Penjaga gawang Meshaal Barsham tampil luar biasa dalam menghalau serangan Meksiko."

Menatap Masa Depan

Sebelum beralih ke format Piala Dunia, stadion ini terus memproduksi drama. Pada semifinal Gold Cup 2025, Meksiko akhirnya menghapus kutukan "stadion horor" mereka. 

Raul Jimenez mencetak gol tunggal kemenangan atas Honduras setelah menerima umpan matang dari talenta berusia 16 tahun, Gilberto Mora.

Terakhir, pada September 2025, Major League Soccer (MLS) kembali menunjukkan daya tariknya. LAFC memberikan pertunjukan ofensif di depan 51.000 penonton saat mengalahkan San Jose Earthquakes 4-2, yang ditandai dengan gol cepat bintang Korea Selatan, Son Heungmin.

Dengan sejarah panjang yang penuh adrenalin, San Francisco Bay Area Stadium kini bersiap untuk panggung yang lebih besar: menentukan juara NFL musim 2025 antara New England Patriots dan Seattle Seahawks pada 8 Februari mendatang, sebelum akhirnya menyambut seluruh dunia dalam pesta FIFA 2026.(*)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar
  • Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar
  • Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar
  • Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar
  • Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar
  • Awal Mula dan Tragedi Meksiko, Dominasi AS dan Kejutan Qatar

Posting Komentar