Juara WBC Benavidez Ingin Naik ke Kelas Penjelajah Hadapi Ramirez
Jakarta : Juara dunia kelas berat ringan (79,3 kg) World Boxing Council (WBC) David Benavidez menyatakan keinginannya naik ke kelas penjelajah (90,7 kg) untuk menghadapi juara World Boxing Organization (WBO) dan World Boxing Association (WBA) Gilberto "Zurdo" Ramirez.
“Saya akan bertarung melawan Zurdo Ramirez," kata David Benavidez dalam wawancara yang ditayangkan kanal YouTube The Danza Project yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Setelah menghentikan perlawanan Anthony Yarde dalam laga mempertahankan gelar kelas berat ringan WBC pada November 2025, Benavidez mengungkapkan bahwa dia akan naik kelas untuk pertarungan berikutnya.
Petinju berusia 29 tahun itu menyatakan niatnya untuk menantang Sang Juara Gilberto Ramirez, meski hingga kini laga tersebut belum diumumkan secara resmi.
Namun, petualangan Benavidez di kelas penjelajah tidak akan berlangsung lama. Petinju keturunan Meksiko-Ekuador itu mengatakan bahwa setelah bertarung melawan Ramirez, dia akan kembali ke kelas berat ringan menghadapi Dmitry Bivol dan Artur Beterbiev.
Dua petinju Rusia itu tetap menjadi target utama Benavidez sejak resmi berlaga di divisi light heavyweight pada tahun 2024 lalu. Ambisinya untuk menaklukkan para raksasa di kelas tersebut tidak pernah surut.
Sebelumnya, Bivol yang memiliki rekor 24 kemenangan dengan 12 knockout (KO) dan satu kekalahan, sempat diperintahkan oleh WBC untuk menghadapi Benavidez setelah dia mengalahkan Beterbiev (21-1, 20 KO) dalam laga ulang mereka dan merebut status juara tak terbantahkan.
Namun, Bivol memilih untuk melepaskan sabuk WBC dan mengejar laga trilogi melawan Beterbiev.
Rencana Benavidez melawan Bivol pun akhirnya gagal terwujud, setidaknya sebagian disebabkan oleh operasi punggung yang dijalani Bivol pada Agustus 2025 lalu.
Meski demikian, Benavidez yang tak terkalahkan dengan rekor 32 kemenangan termasuk 25 KO, yakin bahwa para petinju Rusia itu pada akhirnya tidak akan punya pilihan selain menghadapi dirinya.
"Cepat atau lambat, mereka (Bivol dan Beterbiev) pasti harus berhadapan dengan saya," katanya.(*)
