Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

55 Anggota UEFA Kompak Ancam Boikot Ajang Besutan FIFA

Jakarta '55 anggota UEFA sepakat menolak gagasan FIFA terkait investasi swasta.
FIFA menyiapkan dana 355 juta dolar AS yang dibagikan kepada klub-klub yang pemainnya tampil di Piala Dunia 2026
FIFA menyiapkan dana 355 juta dolar AS yang dibagikan kepada klub-klub yang pemainnya tampil di Piala Dunia 2026

Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mengancam akan memboikot seluruh turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia, Piala Dunia Wanita, dan Piala Dunia Antarklub. Langkah ini akan diambil apabila rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, membuka kepemilikan kompetisi kepada investor swasta disetujui.

Keputusan tersebut diambil secara bulat dalam rapat darurat yang diikuti 55 anggota UEFA. Pertemuan itu digelar sebagai respons atas proposal FIFA untuk membentuk perusahaan komersial baru yang akan mengelola berbagai turnamen internasional.

Dalam pernyataan resminya, UEFA menegaskan seluruh anggotanya berdiri dalam satu suara menolak rencana tersebut. Menurut mereka, Piala Dunia merupakan warisan sepak bola yang dibangun selama puluhan tahun oleh pemain, tim nasional, dan suporter di seluruh dunia, sehingga tidak layak diperlakukan sebagai aset investasi.

"Kami dengan suara bulat dan tegas menolak proposal FIFA untuk mengalihkan kepemilikan Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," tulis UEFA, dikutip dari BBC pada Kamis (30/7/2026).

UEFA juga menegaskan bahwa Piala Dunia bukanlah produk komersial yang dapat diperjualbelikan. Mereka menilai tidak ada bagian dari turnamen paling bergengsi di dunia tersebut yang seharusnya diserahkan kepada investor.

Apabila proposal FIFA nantinya lolos dalam pemungutan suara seluruh 211 anggota, UEFA menyatakan siap memboikot seluruh kompetisi yang berada di bawah naungan otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut. Turnamen pertama yang berpotensi terdampak ialah babak play-off Piala Dunia Wanita yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Penolakan UEFA turut mendapat dukungan dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA). Mereka menyatakan berdiri bahu-membahu bersama asosiasi sepak bola Eropa lainnya dalam menentang rencana FIFA.

Federasi Sepak Bola Skotlandia juga menyuarakan sikap serupa. Mereka mengkritik proses penyusunan proposal yang dinilai dilakukan tanpa konsultasi yang memadai dan tidak mencerminkan prinsip tata kelola organisasi yang baik.

Meski hanya mewakili sekitar seperempat dari total anggota FIFA, UEFA menaungi sebagian besar negara dengan prestasi terbaik di Piala Dunia. Pada edisi 2026, enam dari delapan tim yang lolos ke perempat final berasal dari Eropa, termasuk juara dunia Spanyol. Secara keseluruhan, negara-negara Eropa telah memenangi 13 dari 23 edisi Piala Dunia.

UEFA menilai proses penyusunan proposal tersebut dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan pemangku kepentingan sepak bola. Organisasi itu bahkan menyebut FIFA telah gagal menjalankan perannya sebagai penjaga sepak bola dunia.(*)

Hide Ads Show Ads