Gol Salto Scott McTominay ke Gawang Denmark Picu Perdebatan
Skotlandia; Tendangan salto bersejarah Scott McTominay melawan Denmark di kualifikasi Piala Dunia 2026 telah memicu perdebatan usai jajak pendapat oleh Asosiasi Suporter Sepak Bola Skotlandia.
![]() |
| Tendangan salto gelandang SSC Napoli, Scott McTominay, saat membela timnas Skotlandia di kualifikasi Piala Dunia 2026, kini mengundang perdebatan. (Foto: Alberto Lingria/Xinhua) |
Skotlandia sudah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 sejak 18 November 2025 lalu dengan menyingkirkan pesaing terdekat di Grup C zona Eropa, Denmark.
Saat itu, Skotlandia menang 4-2 atas Denmark yang bertandang ke Stadion Hampden Park, Glasgow. Keempat gol Skotlandia untuk memastikan keikutsertaan kesembilan di Piala Dunia itu masing-masing dicetak oleh Scott McTominay, Lawrence Shankland, Kieran Tierney, dan Kenny McLean.
McTominay saat itu mencetak gol pada menit ketiga dengan teknik luar biasa. Gelandang serang milik SSC Napoli itu melakukan tendangan salto (overhead kick) untuk menaklukkan kiper Denmark, Kasper Schmeichel.
Belum lama ini, gol McTominay itu terpilih sebagai gol terindah yang pernah dicetak Timnas Skotlandia sejak 1970. Dalam pengumpulan suara yang diadakan oleh Asosiasi Suporter Sepak Bola Skotlandia (Scottish Football Supporters Association/SFSA), mantan gelandang serang Manchester United itu mendapatkan suara terbanyak sekaligus menyingkirkan sejumlah nama striker legendaris Tartan Army.
Kendati demikian, sejumlah suporter tidak begitu yakin gol McTominay yang terbaik yang pernah dibuat para pemain Timnas Skotlandia. Bagi banyak orang, gol solo run yang dilakukan Archie Gemmill saat melawan Belanda di Piala Dunia 1978 seharusnya tetap di urutan teratas.
Hal tersebut jelas memunculkan perdebatan di media sosial yang kian membesar. Tendangan McTominay menang setelah mengumpulkan 65 persen dari total suara. Sedangkan manuver brilian Gemmill berada di posisi kedua dengan 24 persen.
Mungkin yang paling disayangkan adalah gol-gol menakjubkan dari Tierney dan Kenny dalam pertandingan melawan Denmark, serta tendangan bebas Leigh Griffiths ke gawang Inggris pada tahun 2017, tidak mampu bersaing di posisi atas.
Dalam pernyataan resminya SFSA menjelaskan” “Akan selalu ada perdebatan dalam kasus-kasus seperti ini.
“Bagi beberapa (orang) gol Archie Gemmill melawan Belanda adalah gol terbaik Skotlandia sejak 1970. Sedangkan buat sebagian lainnya, gol tendangan bebas Leigh Griffiths ketika melawan Inggris adalah gol terbaik sejak 1970.
“Bagaimanapun, hasil pemungutan suara telah memilih tendangan salto Scott McTominay saat melawan Denmark menjadi yang terbaik buat Skotlandia sejak 1970. Selamat, Scott!”
Namun, beberapa penggemar berpendapat bahwa McTominay memiliki keuntungan yang agak tidak adil karena bias kekinian.
Seorang penggemar di media sosial menyebut: “Ini sangat bergantung pada konteks dan ‘Anda harus berada di sana’ (atau sekitar waktu itu!) untuk memahami betapa dahsyatnya momen gol Gemmill – dan jujur saja, sebagian besar orang yang akan memberikan suara dalam hal ini mungkin bahkan belum lahir pada tahun 1978!”
Sementara itu, saat berbicara di program radio BBC Off The Ball, penyiar Stuart Cosgrove menggemakan sentimen tersebut.
“Saya harus mengatakan, saya pikir ingatan baru selalu menang atas ingatan yang jauh,” tuturnya.
“Dan saya pikir untuk generasi tertentu, anak-anak berusia 20-an dan 30-an, gol McTominay masih segar dalam ingatan mereka dan mereka tidak hidup di era ketika Archie Gemmill mencetak gol melawan Belanda.”
Dengan nada bercanda merujuk pada komedian-komentator Alistair McKallaster, yang dikenal karena kekagumannya pada Gemmill, Cosgrove menambahkan: “Alistair McKallaster pasti marah sekarang.”
Rekan sesama presenter Tam Cowan menanggapi: “Mari kita lihat dari perspektif yang benar, meskipun kita suka tertawa dan bercanda tentang nostalgia dan mengenang acara ini, kita akan segera merayakan ulang tahun ke-50 gol Archie Gemmill itu.
“Jadi jangan konyol, McTominay memang pantas mendapatkannya. Saya pikir dia pantas mendapatkannya, mengingat perjalanan kariernya. Dia pernah dibuang dari Manchester United, mereka pasti menyesal sekarang.”
Sementara itu, ada seorang penggemar yang memilih gol jarak jauh James McFadden melawan Prancis di kualifikasi Euro 2008 sebagai gol favoritnya.
“Saya selalu menyukai gol Archie dan saya telah menonton gol McTominay. Tetapi bagi saya, saya berada di Paris dan saya pikir gol McFadden adalah salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat dan sangat saya nikmati,” ujarnya.(*)
