Paul Pogba Masih Layak Perkuat Prancis di Piala Dunia 2026
Prancis: Paul Pogba dinilai masih layak masuk dalam skuad Timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Pengalaman bermainnya di level tertinggi dapat memberi kontribusi signifikan bagi tim berjuluk Les Blues.
Bacary Sagna, mantan rekan satu tim Paul Pogba di Prancis yang mengatakan hal tersebut. Dia menilai, gelandang berusia 32 tahun adalah pemain dengan kemampuan spesial dan dibutuhkan oleh tim.
“Dia pemain spesial. Dia bisa beradaptasi dengan tuntutan dari pelatih,” kata Bacary Sagna, dikutip dari Talk Sport, Senin, 2 Februari 2026 WIB.
Tapi tak sedikit yang meragukan Paul Pogba bisa maksimal jika masuk dalam skuad Piala Dunia 2026. Sejak awal musim 2025/2026 sampai sekarang, dia baru tiga kali bermain untuk AS Monaco di Ligue 1.
Ditambah lagi, musim lalu Pogba cuma main dua kali untuk Juventus. Setelah itu dia harus menjalani hukuman larangan bertanding karena tersandung kasus penggunaan doping.
Minim menit bermain dalam dua tahun terakhir tentu dapat berdampak kepada penampilan di atas lapangan. Akan tetapi, Sagna memiliki pendapat untuk mematahkan keraguan yang muncul.
“Secara fisik, mungkin saja itu menjadi masalah karena ketika Anda tidak bermain begitu lama, Anda akan mengalami kerusakan fisik dan menjadi sedikit lebih sensitif. Dia tidak perlu banyak berlari. Secara mental dan teknik, dia lebih unggul dari biasanya,” tutur Bacary Sagna.
Mantan pemain Manchester City itu sudah tak sabar menanti siapa saja pemain yang dipilih oleh Didier Deschamps untuk membela Prancis di Piala Dunia 2026..
“Anda tidak pernah tahu. Setiap kali ada pengumuman daftar pemain, selalu ada kejutan. Pogba bisa menjadi kejutan dari Didier Deschamps,” imbuhnya.
Sejak debut bersama Prancis pada 2013, Pogba sudah tampil dalam tiga edisi Piala Dunia. Dia menjadi andalan lini tengah The Blues saat menjuarai Piala Dunia 2018.
Sagna berharap rekannya itu bisa segera pulih dari cedera dan banyak bermain di level klub, sehingga dapat panggilan dari Deschamps.
“Sekarang dia harus kembali bermain karena dia masih punya waktu tiga bulan untuk bisa kembali bugar. Saya tidak akan mengesampingkannya karena dia adalah pemain yang hebat. Saya pernah bermain dengannya, saya tahu betapa bermanfaatnya dia dan dampak yang bisa diberikan pada tim dan pemain (*)
