Atletico de Madrid Pasok Pemain Terbanyak di Tiga Final Piala Dunia Beruntun
Karawang: Amerika Serikat:Atletico de Madrid menjadi klub dengan pemain terbanyak di final Piala Dunia 2026.
Salah satu klub elite Spanyol, Atletico de Madrid—biasa juga disebut Atleti—akan menjadi klub dengan jumlah pemain terbanyak yang tampil di final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Pasalnya, pada hari Minggu (19/7/2026) sore nanti di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat (AS), sembilan pemain Atleti akan turun untuk membela dua negara yang bertanding, Spanyol dan Argentina.
Empat pemain, yakni Marcos Llorente, Marc Pubill, Alejandro Grimaldo (semua bertahan), dan Alex Baena (gelandang) akan berseragam Spanyol, negara tempat Atleti berkompetisi.
Sedangkan di skuad Argentina ada Juan Musso (kiper), Nahuel Molina (bek), Thiago Almada (gelandang), serta Julian Alvarez dan Giuliano Simeone (keduanya penyerang).
Kesembilan pemain ini menjalani seluruh musim 2025-2026 lalu—sebelum bergulirnya Piala Dunia—sebagai pemain Rojiblancos.
Khusus untuk kasus Nicolas Gonzalez, sang penyerang memang memulai turnamen sebagai bagian dari Atleti dengan status pinjaman. Namun karena masa pinjamannya selesai dan ia memilih kembali ke Juventus, praktis ia tidak bisa disebut pemain Atleti di laga final Piala Dunia 2026.
Dengan sembilan pemain yang terbagi untuk Spanyol dan Argentina, ini juga menjadi kali ketiga secara beruntun, Atleti menjadi klub dengan pemain terbanyak di final Piala Dunia.
Di partai final Rusia pada tahun 2018, Antoine Griezmann, Lucas Hernandez, dan Thomas Lemar mewakili Prancis sementara Sime Vrsaljko dan Kroasia.
Griezmann kembali tampil pada final Piala Dunia Qatar 2022 sebagai satu-satunya wakil Atleti untuk Prancis. Ia akhirnya menyerah dari trio Atleti di Argentina, yakni Angel Correa, Nahuel Molina, dan Rodrigo De Paul.
Kehadiran sembilan pemain di partai final Piala Dunia 2026 ini mencerminkan kualitas proyek yang dipimpin oleh pelatih Diego Simeone, karena para pemainnya akan memegang peran kunci bagi kedua tim finalis.
Jumlah sembilan wakil Atleti di partai puncak turnamen tahun 2026 ini juga menyamai rekor historis final Piala Dunia. Torehan Atleti ini menyamai catatan ditorehkan Juventus pada final Piala Dunia 1934 dan Penarol pada final Piala Dunia 1950 yang legendaris.
Kali ini, jika Spanyol dinobatkan sebagai juara dunia (kedua setelah 2010), itu akan menjadi gelar Piala Dunia pertama bagi keempat pemain internasional Atleti. Jika Argentina yang keluar sebagai pemenang, itu akan menjadi gelar juara Piala Dunia kedua bagi Molina, Julian Alvarez, dan Almada, serta gelar pertama bagi Musso dan Giuliano Simeone.(*)
