Messi Akhirnya Buka Suara soal Foto Viral Mandikan Bayi Yamal
Amerika Serikat,Kapten Argentina, Lionel Messi, mengaku masih sulit memercayai kenyataan bahwa bayi yang pernah berada dalam pelukannya kini menjadi lawan di final Piala Dunia 2026.
![]() |
| Lionel Messi berakting memandikan bayi Lamine Yamal dalam sebuah sesi pemotretan untuk kalender amal yang diselenggarakan UNICEF bersama FC Barcelona Foundation pada Desember 2007. |
Lionel Messi akhirnya angkat bicara mengenai foto ikonik dirinya saat memandikan Lamine Yamal yang kembali menjadi perbincangan hangat menjelang final Piala Dunia 2026.
Bintang Argentina itu mengaku tak pernah membayangkan momen sederhana yang terjadi hampir dua dekade lalu, kini memiliki makna begitu besar karena mereka akan saling berhadapan memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Argentina dan Spanyol Minggu (19/7/2026) waktu setempat di New York New Jersey Stadium.
Argentina berpeluang meraih trofi Piala Dunia keempat dalam sejarahnya, sementara Spanyol memburu bintang kedua setelah terakhir menjadi juara pada edisi 2010.
Salah satu cerita yang paling menyita perhatian menjelang laga tersebut adalah pertemuan Lionel Messi dan Lamine Yamal. Jarak usia keduanya mencapai sekitar 19 tahun. Ketika Messi telah menjadi ikon Barcelona, Yamal bahkan belum genap berusia satu tahun.
Foto legendaris yang kembali viral itu diambil pada 2007 dalam sebuah sesi pemotretan amal untuk UNICEF. Saat itu Messi yang masih berusia 20 tahun diminta berpose memandikan seorang bayi berusia enam bulan.
Bayi tersebut ternyata adalah Lamine Yamal, yang kini menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia dan pewaris generasi baru Barcelona.
Selama bertahun-tahun foto itu hanya menjadi kenangan unik. Namun setelah Yamal menembus tim utama Barcelona, lalu bersinar bersama Timnas Spanyol hingga membawa negaranya ke final Piala Dunia 2026, foto tersebut berubah menjadi simbol estafet generasi.
Messi soal Foto Memandikan Bayi Yamal
Menjelang laga puncak, Messi akhirnya memberikan komentarnya mengenai foto yang begitu banyak dibicarakan publik. Adalah legenda NFL, Tom Brady, yang menanyakan soal foto ikonik Messi dan bayi Lamine Yamal pada acara Fanatics Fest NYC 2026 di New York City Jumat (17/7/2026) waktu setempat.
Acara tersebut bukan konferensi pers biasa. FIFA menggelar sesi media yang unik di mana tokoh-tokoh olahraga dunia menjadi pewawancara para bintang sepak bola. Salah satu yang mendapat kesempatan bertanya kepada Messi adalah Tom Brady.
Ia membuka pertanyaannya dengan menyebut foto Messi memandikan bayi Lamine Yamal sebagai sesuatu yang "sangat profetik/sangat seperti pertanda", karena hampir 20 tahun kemudian keduanya justru akan saling berhadapan di final Piala Dunia.
Menanggapi pertanyaan itu, Messi berkata, "Lamine adalah pemain hebat yang saya ikuti karena dia bermain untuk klub yang sangat saya cintai (FC Barcelona), dan saya selalu menginginkan yang terbaik untuk klub itu. Dia adalah salah satu pemain terpenting di dunia di usia 19 tahun," kata Messi dikutip dari Marca.
Kapten Argentina itu kemudian mengaku masih sulit memercayai kenyataan bahwa bayi yang pernah berada dalam pelukannya kini menjadi lawan di final Piala Dunia 2026.
"Sejujurnya, foto itu benar-benar gila. Begitulah hidup. Saya mengambil foto itu ketika dia masih bayi, dan sekarang kami berdua saling berhadapan di final Piala Dunia. Kalau dipikir-pikir, apa yang saya katakan ini benar-benar luar biasa," ucap Messi.
Karier yang Mirip antara Messi dan Yamal
Perjalanan karier keduanya memang memiliki banyak kemiripan. Messi menghabiskan sebagian besar kariernya di Barcelona dan berkembang menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Kini Yamal mengikuti jejak serupa. Meski masih berusia 19 tahun, ia sudah menjadi tulang punggung Barcelona dan Timnas Spanyol, bahkan digadang-gadang sebagai penerus kejayaan Messi.
Final besok juga menghadirkan pertarungan lintas generasi yang sangat menarik. Di satu sisi ada Messi yang kemungkinan menjalani salah satu laga terbesar sekaligus penutup perjalanan panjangnya di Piala Dunia. Di sisi lain berdiri Yamal, pemain muda yang tengah memulai era baru sepak bola dunia.
Hasil pertandingan nanti akan menentukan siapa yang mengangkat trofi. Jika Argentina menang, Messi akan menambah koleksi gelar Piala Dunianya menjadi dua, menyamai pencapaian para legenda terbesar dalam sejarah sepak bola.
Sebaliknya, jika Spanyol keluar sebagai juara, Yamal akan meraih trofi Piala Dunia pertamanya di usia yang sangat muda dan langsung menyamai jumlah gelar dunia sang idolanya.(*)
