Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Jagat Dunia Maya Jelang Final Piala Dunia 2026 Ricuh, Mantan Kiper Spanyol Iker Casillas Sebut Yakin Tidak Ada Bintang Keempat bagi Argentina

Karawang : Mantan penjaga gawang Timnas Spanyol yang juara Piala Dunia 2010, Iker Casillas, menyampaikan pesan di media sosial yang memancing reaksi dari publik sepak bola Argentina.

Para pemain tim nasional sepak bola Spanyol merayakan keberhasilan merebut trofi Piala Dunia pada 2010 di Afrika Selatan.
Para pemain tim nasional sepak bola Spanyol merayakan keberhasilan merebut trofi Piala Dunia pada 2010 di Afrika Selatan.

Bintang Spanyol juara Piala Dunia 2010, Iker Casillas, memanaskan final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina.

Mantan penjaga gawang Timnas Spanyol dan Real Madrid yang kini berusia 45 tahun tersebut menyampaikan pesan kepada Timnas Argentina setelah La Albiceleste memastikan tempat di final dengan mengalahkan Inggris, 2-1.

“Tidak akan ada bintang keempat, Argentina. Mari kita raih yang kedua. Ayo Spanyol!” demikian pesan Iker Casillas melalui akun resmi media sosialnya. Kalimat tersebut jelas memberikan dukungan kepada negerinya, Spanyol. Di sisi lain, Iker Casillas optimistis bahwa Argentina tidak akan meraih bintang keempat atau gelar keempat dalam sejarah mereka.

Argentina dalam sejarahnya telah meraih gelar Piala Dunia tiga kali yaitu pada 1978, 1986, dan 2022. Sedangkan La Roja baru meraih satu gelar yaitu pada Piala Dunia 2010 dengan Iker Casillas sebagai kipernya. Dalam Piala Dunia yang bergulir di Afrika Selatan pada 16 tahun silam itu, Iker Casillas menjadi salah satu bintang dari sukses La Roja untuk pertama kalinya juara Piala Dunia.

San Iker, panggilan Iker Casillas, juga sebagai kapten La Roja yang memimpin rekan-rekannya meraih gelar. Di podium dalam final di Johannesburg, Iker Casillas dengan generasi pemain Spanyol lainnya seperti David Villa, Carles Puyol, Xavi Hernandez, Sergio Ramos atau Andres Iniesta, mengangkat trofi Piala Dunia setelah menang 1-0 atas Belanda.

Pada turnamen ini pula, dia meraih trofi Golden Glove atau Sarung Tangan Emas sebagai Kiper Terbaik di Piala Dunia 2010. Kini, dia berharap Rodri dan kawan-kawan memberikan trofi Piala Dunia kedua bagi Spanyol. Dia yakin Spanyol akan mengalahkan Argentina karena La Roja asuhan Luis de la Fuente lebih baik dibandingkan dengan Argentina asuhan Lionel Scaloni.

Pesan Iker Casillas dengan kalimat "Tidak akan ada bintang keempat, Argentina... " rupanya cukup memantik reaksi dari publik sepak bola Argentina. Bahkan, pers olahraga Argentina menilai bahwa kata-kata Iker Casillas sebagai provokasi menjelang pertandingan besar tersebut.

Salah satu pers Spanyol dalam website mereka menyatakan bahwa kapten legendaris Spanyol itu "sudah bermain di final". Yang lain menyatakan kalimat itu hanya sekadar bumbu untuk duel Spanyol vs Argentina. Final antara Spanyol dan Argentina memang menarik, menampilkan dua negara berstatus juara. Spanyol merupakan juara Piala Eropa sementara Argentina adalah juara bertahan Piala Dunia (2022).

Pertemuan kedua tim ini sebenarnya sudah sempat diagendakan di ajang Finalissima pada Maret lalu di Qatar. Namun, ajang tersebut tidak jadi digelar karena situasi memanas di Timur Tengah terkait perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Ini bukan pertama kalinya selama Piala Dunia 2026 ini Iker Casillas mengkritik Argentina. Selama turnamen ini pula, Iker Casillas telah mempertanyakan level yang ditunjukkan oleh tim Argentina, bahkan menyatakan bahwa ia tidak melihat tim Lionel Scaloni sebagai tim yang kuat.

Dalam komentarnya pula, Iker Casillas membagikan gambar jersei Spanyol dengan bintang kedua yang disulam di atas lambing Timnas Spanyol, disertai dengan pertanyaan Bernada optimistis: "Dan mengapa tidak?"

Bintang yang menjadi salah satu kunci sukses Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2010 ini telah memanaskan laga yang paling dinantikan. Final Piala Dunia 2026 mempertemukan antara Argentina yang ingin mempertahankan gelar Piala Dunia, sementara Spanyol bermimpi mencapai posisi tertinggi lagi setelah momen emas 16 tahun silam di Johannesburg, Afrika Selatan.(*)

Hide Ads Show Ads