Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Kepada Sang Juara, Pelatih Antonius Apresiasi Perjuangan Fajar/Fikri di Final Japan Open 2026

Jakarta; Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengapresiasi penampilan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menjuarai Japan Open 2026. Apalagi anak-anak asuhannya itu berhasil meraih gelar Super 750 pertama mereka setelah mengalahkan unggulan pertama, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Pelatih bulu tangkis ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho (tengah), bersama anak didiknya yaitu Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri (kanan) yang sukses menjuarai turnamen Japan Open 2026 (Foto: Dokumentasi PBSI)
Pelatih bulu tangkis ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho (tengah), bersama anak didiknya yaitu Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri (kanan) yang sukses menjuarai turnamen Japan Open 2026 (Foto: Dokumentasi PBSI)

“Cukup puas dan senang sekali Fajar/Fikri bisa juara di Japan Open,” ujarnya, Senin 20 Juli 2026. “Istilahnya itu tidak gampang, apalagi lawan di final merupakan unggulan pertama dan pasangan nomor satu dunia.”

Menurut Antonius, Fajar/Fikri telah bermain sangat bagus dengan meminimalisasi kesalahan. Menurut dia, para pemain berhasil menjalan arahannya secara baik sepanjang permainan.

“Keduanya bermain sangat bagus dan minim melakukan kesalahan sendiri,” ucap peraih perunggu Olimpiade Atlanta 1996 nomor ganda putra itu. “Saya berpesan dari awal untuk mengadu permainan depan dan tidak banyak melakukan unforced error, yang dijalankan dengan baik.”

Antonius menambahkan Fajar/Fikri melakukan rotasi dengan baik dan tidak memberikan celah kepada lawan untuk menyerang. “Mereka bergantian menguasai permainan depan dan tidak membiarkan lawan mengambil alih kendali,” katanya.

Pelatih berusia 52 tahun itu berharap Fajar/Fikri mampu mempertahankan fokus menjelang tampil di China Open 2026. Apalagi level turnamen tersebut lebih tinggi dibandingkan Japan Open yaitu Super 1000.

“Masih ada China Open, jadi saya berharap mereka tidak hilang fokus karena level turnamennya lebih tinggi," ujarnya. Antonius juga berharap semoga gelar di Japan Open membuat pasangan tersebut semakin percaya diri.(*)

Hide Ads Show Ads